Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2020

Cara Ampuh Basmi dan Usir Kecoa Dari Rumah.

Cara Ampuh Mengusir dan Basmi Kecoa Dari Rumah - Tentunya menjengkelkan jika di rumah Anda banyak kecoa bukan? kecoa di rumah bisa sangat mengganggu baik dari segi kebersihan rumah hingga kesehatan keluarga Anda. Jadi pastikan Anda mencari tahu bagaimana cara mengusir kecoa yang ampuh dan mudah.

Semua orang pasti tidak menginginkan kehadirannya. Selain jorok, kecoa juga dapat menyebarkan penyakit. Serangga kecil berwarna cokelat ini bisa menghasilkan alergen sehingga memicu reaksi alergi, bahkan asma.



Cara Ampuh basmi dan Usir Kecoa Dari Rumah



Kecoa merupakan salah satu dari jenis serangga. Kecoa memiliki 6 kaki, 2 antena panjang, dan 2 pasang sayap. Kecoak dewasa biasanya memiliki panjang hingga 3 sentimeter. Kecoa betina dapat mengeluarkan 10-40 telur pada satu waktu. Rata-rata, kecoa betina melepaskan 30 telur selama hidupnya.

Kecoa muda yang menetas akan terlihat sama dengan kecoa dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan tidak memiliki sayap. Sesuai jenis dan kondisinya, kecoa dapat hidup hingga 12 bulan.

Hewan serangga ini tergolong berdarah dingin dan berkembang dalam kondisi hangat dan lembap seperti di dapur dan tempat penyimpanan makanan lainnya. Selain dapur mereka menyukai berada di daerah yang banyak terdapat air seperti kamar mandi.



Sangat mengerikan bukan? Lalu bagaimana cara membasmi dan mengusir kecoa supaya tidak masuk ke rumah ?



Setelah kita mengetahui bahaya kecoa terhadap kesehatan, penting bagi kita menjaga rumah agar bebas dari kecoa. 

Berikut beberapa cara untuk usir kecoa, karena kecoa tidak akan betah di rumah, jika Anda melakukan yang berikut ini :


  • Selalu menjaga area rumah tetap kering dan tidak lembap 
  • Bersihkan rumah minimal seminggu sekali 
  • Bersihkan furnitur rumah yang jarang dipindahkan minimal setahun sekali 
  • Rutin membersihkan area dapur dan area penyimpanan makanan lainnya, termasuk di balik atau bawah kulkas, kompor, pemanggang roti, dan peralatan yang dapat dipindahkan lainnya. 
  • Bersihkan barang-barang yang berantakan di dalam lemari, rak, atau laci 
  • Selalu mengosongkan tempat sampah secara teratur 
  • Segera bersihkan remahan makanan atau tumpahan minuman.
  • Jangan menyimpan sisa makanan di dalam ruangan, termasuk di meja makan 
  • Memastikan tidak ada keran air yang menetes, karena kecoa membutuhkan air untuk hidup 
  • Menyimpan makanan di dalam wadah tertutup Memperbaiki lubang, retakan, atau celah di lantai, dinding, papan, dan lemari 
  • Jangan menumpuk koran, majalah, kardus di mana saja.
  • Menggunakan insektisida sesuai petunjuk yang tertera.


Selain menggunakan semprotan insektisida  untuk membunuh dan mengusir  kecoa, Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk membunuh kecoa tersebut. Sehingga lebih aman untuk lingkungan dan kesehatan Anda dan sekeluarga.


Cara Usir dan Basmi Kecoa Secara Alami.


Menggunakan semprotan Insektisida yang ada di toko-toko memang sangat ampuh dan mudah membunuh kecoa. Namun penggunaan insektisida yang berlebih tidak baik untuk lingkungan dan juga kesehatan kita.

Jadi untuk mengatasi hal tersebut dianjurkan menggunakan cara membunuh dan menhusir kecoa menggunakan bahan alami. Berikut ini merupakan beberapa cara usir dan basmi kecoa secara alami :


1. Menggunakan  Daun Salam.
Daun salam atau bay leaf merupakan rempah yang memiliki aroma yang sangat wangi. Itu sebabnya daun salam kerap dijadikan campuran berbagai bumbu dasar masakan yang sedap. Di sisi lain ternyata kecoa sangat membenci aroma dari dan salam.

Maka itu, kamu dapat menggunakannya untuk mengusir kecoa dari rumah. Caranya, Anda cukup mengambil daun salam yang sudah kering, lalu remukkan dan tebarkan di sarang kecoa. Jangan lupa menempatkan daun salam di area rumah yang kerap dilaluikecoa tersebut.



2. Menggunakan Kopi Bubuk.
Selain punya rasa yang enak, bubuk kopi pun memiliki aroma yang wangi dan menyengat. Jadi dapat memanfaatkannya untuk mengusir kecoa.

Caranya cukup mudah, Anda tinggal menaburkan kopi bubuk di ruangan seperti dapur, kamar mandi, atau area lainnya yang kerap dilewati kecoa. Kopi yang digunakan adalah kopi bubuk hitam, bukan kopi yang telah dicampur gula, susu, maupun krimer.



3. Menggunakan Perangkap Kaleng dan Potongan Timun.
Timun yang segar bisa jadi umpan untuk membasmi kecoa.  Caranya, sediakan beberapa buah kaleng bekas dan potongan timun untuk membuat perangkap kecoa sederhana.Aroma timun dan kaleng yang bercampur dapat bereaksi dan membunuh kecoa yang masuk di dalamnya.



4. Menggunakan Perasan Jeruk Lemon.
Selain enak diminum, lemon pun sangat ampuh untuk membersihkan berbagai macam kotoran dari alat makan dan masak. Tak hanya itu pula ternyata, lemon juga bisa digunakan sebagai salah satu cara mengusir kecoa dari rumah.

Lemon memiliki kandungan pathogenic alias anti bakteri. Itu sebabnya, kamu dapat mencampurkan perasa lemon ke dalam air untuk mengepel lantai rumah Anda. Dijamin kecoa kabur dan enggan masuk ke rumah kita.



5. Menggunakan Minyak Esensial.
Minyak esensial digunakan untuk menciptakan suasana relaks. Banyak juga orang yang menggunakan berbagai minyak aromatik ini untuk menyembuhkan penyakit ringan.

Beberapa aroma minyak esensial ternyata bisa kamu jadikan senjata untuk melawan hama kecoa di rumah. Misalnya aroma tea tree, cajuput alias kayu putih, peppermint, dan juga lavender.

Kecoa sangat tertarik dengan aroma makanan, maka itu kamu bisa mengelabui penciuman mereka dengan menggunakan wewangian di atas.

Untuk cara membunuh kecoa menggunakan Minyak Esensial yaitu :

  • Siapkan mangkok dan tuankan air secukup
  • Masukkan 10 tetes minyak esensial aromatik ke dalamya
  • Celupkan beberapa potong bola kapas di dalam mangkok dan biarkan meresap
  • Letakkan kapas tersebut di sekitar area yang kerap dilewati kecoa.


Jadi, Anda cukup menaruh beberapa tetes minyak ini pada difuser dan menempatkannya di area dapur. Di sisi lain, kecoa akan cepat mati jika terkena minyak ini secara langsung.


4. Menggunakan Air Sabun.
Tinggalkan insektisida berbahan kimia dan berlalihlah ke bahan-bahan yang sederhana yang ramah lingkungan. Ada beberapa bahan murah meriah untuk mengusir hewan kotor ini, salah satunya adalah larutan sabun mandi atau sabun cuci dengan air.

Buat larutan hingga benar-benar encer lalu masukkan ke dalam botol semprot. Cara menggunakannya, cukup Anda semprotkan larutan tersebut ke dalam tempat yang dianggap merupakan sarang kecoa.

Kamu juga bisa langsung menyemprotkan larutan tersebut ke tubuh, terutama bagian kepala dan perut kecoa yang tengah lewat. Larutan itu berfungsi untuk menutup pori tempat bernafasnya kecoa sehingga ia akan mati dan mudah dibuang ke luar rumah.



5. Menggunakan Gula Pasir, Boraks dan Sillica Gell.
Gula pasir juga bisa jadi salah satu cara mengusir kecoa dari rumah. Namun begitu, gula hanya digunakan sebagai umpan saja.

Anda harus mencampurkan gula dengan bahan tambahan seperti boraks, soda kue, maupun butiran sillica gel yang bersifat racun untuk kecoa. Cara Membuat Racun Keroa dari Gula & Boraks:

  • Siapkan 1 sendok makan gula dan 3 sendok bahan tambahan.
  • Campurkan kedua bahan tersebut di dalam wadah
  • Taburkan campuran gula dan boraks di sarang kecoa
  • Pastikan untuk tidak menggunakan wadah dan pengaduk tersebut lagi karena sudah terkontaminasi racun.

Agar tidak melukai tubuh, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan saat menyebar campuran ke sarang. Campuran gula pasir dengan tiga bahan tersebut ampuh membunuh kecoa dewasa bahkan telur kecoa.


6. Menggunakan Larutan Obat Kumur.
Obat kumur atau kerap disebut mouthwash pun bisa jadi bahan pengusir kecoa di rumah. Caranya cukup  campurkan moutwash dengan air di dalam botol semprotan, cairan ini pun siap digunakan untuk membunuh kecoa.

Selain kecoa, kamu juga bisa menggunakan semprotan berbahan mouthwash ini untuk mengusir serangga lain di rumah.


7 . Menggunakan Kapur Barus.
Bukan rahasia lagi bila kapur barus sangat ampuh untuk mengusir kecoa dari tempat-tempat di rumah. Anda tinggal membeli beberapa bungkus kapur barus dan menyebarkannya di tempat yang banyak kecoa.

Kadang kecoa suka menyusupi lemari baju, lemari penyimpanan alat makanan dan memasak, serta rak buku. Tempatkan saja beberapa butir kapur barus dan ganti bila semuanya sudah menguap.



8. Menggunakan Petroleum Jelly.
Petroleum Jelly merupakan  pelembap yang  biasa digunakan untuk merawat bagian tubuh yang kering atau terkena luka bakar. Selain itu, petroleum jelly juga dapat  dimanfaatkan untuk mengusir kecoa dari rumah. Caranya yaitu :
  1. Campurkan patroleum jelly dan gula
  2. Oleskan campuran tersebut pada permukaan karton
  3. Letakkan karton tersebut di bagian rumah yang kerap dilewati kecoa.
  4. Kecoa yang senang dengan aroma gula akan tertarik mendatangi perangkap tersebut lalu tidak bisa bergerak karena telah menginjak petroleum jelly.



Memang benar, kecoa  harus kita waspadai dan dicegah agar tidak masuk ke dalam rumah karena sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Apa saja bahaya kecoa bagi manusia?


Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan Manusia.



Kecoa memang tidak dapat menyebabkan penyakit secara langsung, tetapi kecoa  dapat membawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Terlebih serangga ini makan berbagai makanan, termasuk sampah busuk, yang diyakini dapat menyebarkan bakteri penyebab penyakit pada manusia, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus.

Berikut adalah bahaya kecoa untuk kesehatan manusia:


1. Kecoa dapat Menyebabkan Keracunan Makanan.
Salah satu bahaya kecoa untuk kesehatan manusia adalah dapat menyebabkan keracunan makanan. Kecoa dapat hidup dengan memakan apa saja. Mereka bisa memakan makanan yang terdapat di tempat sampah atau selokan, tanaman mati, hewan, feses, lem, sabun, kertas, kulit, bahkan helai rambut kita yang jatuh.

Tak ayal bila mereka dapat membawa berbagai macam bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus, dari apa yang dihinggapinya. Saat malam hari, mereka mungkin mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya atau menularkan bakteri penyebab penyakit yang dibawanya.

Tidak hanya pada makanan, kecoa bisa saja menularkan bakteri penyebab penyakit pada permukaan perabot rumah tangga, seperti gelas, piring, dan lainnya. Akibatnya, Anda yang menggunakan peralatan makanan atau memakan makanan tersebut berisiko mengalami keracunan makanan.




2. Kecoa dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak boleh diremehkan berasal dari air liur mereka. Ketika kecoa memakan makanan terbuka, mereka mungkin mengeluarkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk memindahkannya ke makanan bersama dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka.

Kecoa sendiri dapat membawa sekitar 33 jenis bakteri di tubuhnya yang mengandung patogen berbahaya bagi kesehatan manusia. Dari 33 jenis bakteri, yang paling banyak ditemukan adalah E.Coli, Salmonella, serta 6 cacing parasit, dan 7 jenis patogen manusia.

Sebuah studi menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat berkembang secara ekstensif dalam usus kecoa. Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, seperti infeksi saluran kemih, gangguan pencernaan (diare, disentri, kolera, tipes atau demam tifoid), hingga sepsis (keracunan darah).



3. Kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi.
Kecoa adalah salah satu jenis sumber alergen di dalam ruangan. Hal ini karena alergen yang terdapat di kotoran, tubuh, telur, dan air liur kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi yang tidak diinginkan. Misalnya, bersin, kulit terasa gatal, ruam kulit, dermatitis, pembengkakan kelopak mata, mata berair, hingga infeksi pernapasan serius.

Untuk mengatasi reaksi alergi akibat kecoa, Anda bisa mengonsumsi obat tanpa resep dokter, seperti: Antihistamin Dekongestan Obat kortikosteroid inhalasi Dokter mungkin juga memberikan resep obat reaksi alergi akibat kecoa, yakni: Natrium kromolin Leukotriene receptor antagonists Pengobatan desensitisasi



4. Kecoa dapat menyebabkan Asma.
Kecoa bisa menjadi musuh berbahaya bagi para pengidap asma. Serangan asma dapat meningkat apabila rumah penuh dengan kecoa. Pasalnya, alergen kecoa dapat menyebabkan risiko komplikasi parah, bahkan bisa mengancam nyawa.

Orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa. Anak-anak merupakan orang yang rentan terhadap paparan alergen kecoa dibandingkan orang dewasa.




5. Kecoa dapat menggigit bagian tubuh manusia.
Beberapa jenis spesies kecoa ada yang dapat menggigit manusia. Bahaya kecoa satu ini memang jarang terjadi. Akan tetapi, jika di rumah banyak ditemukan kecoa, Anda perlu berhati-hati. Sebab, mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, kelopak mata, dan bagian lunak dari kulit sehingga mengakibatkan luka.



6. Kecoa Dapat Masuk ke dalam tubuh manusia.
Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak kalah mengerikan adalah mereka dapat masuk ke dalam telinga. Ada beberapa kasus bahwa kecoa berukuran kecil dapat memasuki telinga, mulut, dan hidung saat orang tengah tertidur pulas.

Kecoa kecil dapat masuk ke lubang tubuh dengan mudahnya. Jika hal itu sampai terjadi, kecoa dapat merusak sistem tubuh manusia dari dalam.




Selain berbahaya, ternyata banyak fakta-fakta unik tentang hewan serangga ini. Apa saja fakta unik tentang serangga ini?


Fakta Unik Tentang Kecoa.


Kecoa adalah hewan yang dapat dengan mudah beradaptasi di berbagai lingkungan dan kondisi. Risiko kesehatan yang dibawa oleh kecoa juga banyak sekali. Berikut  beberapa fakta unik tentang kecoa yang mungkin Anda belum mengetahuinya.


1. Kecoa Mampu Bertahan Dari Bom Nuklir.

Kecoa Mampu Bertahan Dari Bom Nuklir



Kecoa diketahui sebagai satu-satunya hewan gak berukuran mikro yang mampu bertahan bahkan dari bom nuklir. Kecoa termasuk salah satu dari sedikit hewan purba yang mampu bertahan dengan berbagai seleksi alam yang membawa kepunahan, hewan ini telah berevolusi berkali-kali sehingga makin tangguh dan susah dibasmi.



2. Kecoa Dapat Memakan Apapun.
Kecoa diyakini berasal lebih dari 280 juta tahun yang lalu dan ia adalah hewan yang hampir pemakan segala. Kecoa diketahui telah ada sejak lama, yaitu di era Carboniferous, sekitar 280 juta tahun yang lalu. Kecoa cenderung memprioritaskan makanan organik yang bisa mereka temukan di sekitar mereka, jika gak ada mereka baru lah hampir memakan segala yang mampu mereka makan.


3. Lebih dari 4.000 Spesies Kecoa Tersebar di Seluruh Dunia.
lebih dari 4.000 spesies kecoa tersebar di seluruh dunia termasuk daerah kutub sekalipun. Mulai dari berbeda secara ukuran, hingga berbeda secara coraknya. Kecoa pun dibedakan antara yang bisa terbang dan tidak.


4. Kecoa Merupakan Serangga berdarah dingin.
Kecoa merupakan serangga berdarah dingin, mereka dapat hidup tanpa makanan selama satu bulan. Walaupun begitu, jika tanpa air, mereka hanya bisa bertahan hidup selama satu minggu. Perbandingan antara kebutuhan makan dan minumnya kira-kira sama seperti hewan lain.


5. Kecoa Dapat Hidup Seminggu Tanpa Kepala.
Karena sistem peredaran darah mereka terbuka, Kecoa bisa hidup selama seminggu tanpa kepala. Kecoa mampu bernafas melalui lubang-lubang kecil di setiap segmen tubuh mereka, mereka gak tergantung pada mulut atau kepala hanya untuk bernafas. Penyebab mereka bisa mati karena tidak ada mulut, adalah karena itu membuat mereka tidak bisa minum air.


6. Kecoa Dapat Bertahan Tanpa Udara Selama 40 menit.
Kecoa bisa menahan napas atau hidup di area tan pa udara selama 40 menit. Lebih mengerikannya lagi, kecoa juga dapat bertahan selama 30 menit jika tenggelam di bawah air, yang artinya mereka pun bisa menyelam cukup lama. Mereka sering menahan nafas untuk membantu mereka mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuhnya.



7. Kecepatan Lari Kecoa Dapat Mencapai 4 km/jam.
Kecoa bisa berjalan atau lari dengan kecepatan hingga 4 km dalam satu jam. Itu artinya, kecoa dapat menyebarkan kuman dan bakteri di seluruh rumah dengan sangat cepat.


8. Kecoa bisa bertahan di suhu ekstrim, terutama dingin.
Kecoa bisa bertahan di suhu ekstrim, terutama dingin dalam suhu beku atau 0 derajat celcius, kecoa mampu tetap memiliki metabolisme tubuh yang normal.


9. Kecoa Menghabiskan 75% Dari Waktu Kesehariannya Untuk Beristirahat.
Seperti makhluk hidup pada umumnya, regenerasi sel-sel tubuh dilakukan saat istirahat. Kecoa menghabiskan 75% dari waktunya untuk beristirahat.


Kesimpulan

Menarik memang fakta unik tentang serangga ini, namun dibalik keunikannya tersimpan bahaya bagi kesehatan manusia. Jadi sudah seharusnya kita waspada dan mencegah kehadiran serangga ini berada di rumah kita dengan cara membasmi dan mengusirnya dari rumah kita. 

Jika kamu berniat menyingkirkan kecoa yang berkeliaran atau bahkan bersarang di rumah, disarankan untuk tetap menjaga makanan agar tertutup rapat dan disimpan dengan benar. Tempat di rumah terutama kamar dan dapur harus dibersihkan setiap hari untuk mencegah kecoa berkembang biak. Yang gak kalah penting lagi, kamu harus selalu ingat untuk buang sampah secara teratur dan tertutup dalam suatu wadah yang cukup rapat.

Selasa, 16 Juni 2020

Cara Mengusir Nyamuk Di Rumah Secara Alami

Cara mengusir nyamuk di rumah secara alami - Nyamuk akan cepat sekali untuk berkembang biak saat memasuki musim penghujan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya tempat genangan air yang menjadi sarang nyamuk untuk tempat bertelur.

Nyamuk cukup sulit untuk dibasmi karena dapat berkembang biak dengan cepat. Terutama lingkungan yang kotor dan banyak genangan air. Untuk itulah kita harus selalu memperhatikan lingkungan kita agar tidak ada genangan air yang dijadikan sarang untuk bertelur oleh nyamuk.





Jangan pernah menyepelekan gigitan nyamuk, karena nyamuk dapat menyebarkan penyakit, salah satunya penyakit demam berdarah Dengue.

Selain menggunakan obat nyamuk bakar dan semprotam pembasmi nyamuk yang ada di toko-toko, kita juga dapat mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita. Selain murah, dengan menggunakan bahan alami tentunya lebih aman untuk kesehatan kita dan keluarga daripada menggunakan bahan kimia.

Lalu, bagaimana cara mengusir nyamuk secara alami tersebut ?



Untuk mengusir nyamuk dengan cara alami tanpa menggunakan bahan kimia sangat mudah. karena bahannya banyak di sekitar kita. Berikut cara pengaplikasian bahan alami tersebut untuk cara mengusir nyamuk yaitu :


1. Menggunakan Daun Serai.



Cara pertama untuk mengusir nyamuk secara alami yaitu menggunakan daun serai. Wangi dari daun Serai sering digunakan untuk memasak ini sangat dibenci oleh nyamuk. Jika ada lahan kosong di halaman rumah Anda lebih baik gunakan untuk menanam tanaman serai ini.

Untuk cara penggunaan daun serai untuk mengusir nyamuk caranya yaitu :


  1. Ambil daun serai secukupnya
  2. Lalu, campurkan dengan air secukupnya lalu haluskan dengan blender. 
  3. Kemudian diamkan kurang lebih 12 jam
  4. Setelah 12 jam kemudian saring air daun serai tersebut.
  5. Selanjutnya,masukkan air serai tersebut ke dalam botol semprotan 
  6. Semprotkan air daun serai tersebut  ke ke seluruh ruangan di rumah Anda. 




2. Menggunakan Kulit Jeruk.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Kulit Jeruk

Cara selanjutnya untuk mengusir nyamuk secara alami yaitu menggunakan kulit jeruk. Bau dari kulit jeruk sangat tidak disukai oleh nyamuk. Kulit jeruk sudah terkenal sebagai bahan alami yang dapat mengusir nyamuk, salah satu buktinya banyak produk semprotan pengusir nyamuk yang di toko-toko menggunakan wangi dari kulit jeruk.



Untuk cara menggunakan kulit jeruk untuk mengusir nyamuk sangat mudah, Hanya meletakkan kulit jeruk tersebut di ruangan-ruangan di rumah Anda.  Dengan begitu, selain memberi wangi alami pada ruangan juga dapat mengusir nyamuk.


3. Menggunakan Minyak Lavender.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Minyak Lavender


Aroma dari bunga lavender sangat dibenci oleh nyamuk. Seperti halnya kulit jeruk. Wangi dari Lavender juga sering digunakan di obat nyamuk bakar dan semprotan anti nyamuk. Jika halaman Anda memungkinkan, tanamlah bunga ini. Jika tidak memungkinkan kini banyak di toko-toko yang menjual minyak lavender, jadi lebih praktis.

Cara menggunakan minyak lavender untuk mengusir nyamuk yaitu :


  1. Siapkan minyak lavender dalam wadah.
  2. tambahkan dengan air sekitar 10% dari minyak lavender tersebut.
  3. Kemudian tambahkan ragi secukupnya.
  4. Kemudian aduk hingga semua bahan tercampur sempurna.
  5. Simpan wadah yang berisi larutan tersebut di ruangan rumah Anda.



4. Menggunakan Rosemary.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Rosemary.


Selain bunga lavender, ada juga bunga yang memiliki wangi yang tidak disukai oleh nyamuk yaitu bunga rosemary.

Sosok Rosemary sangat mirip Lavender, hanya berbeda dibentuk daunnya, rosemary daunnya kecil dan keras, sedangkan lavender lebih lembut dan panjang.

Manfaatkan halaman rumah Anda untuk menanam bunga rosemary di sekeliling rumah Anda. Bisa juga bunga rosemary yang berukuran kecil dapat ditanam di pot, sehingga dapat disimpan di ruangan dalam rumah, nyamuk pun enggan mendekat.

Jika Anda kesulitan menanam rosemary Anda dapat menggantinya dengan membakar dupa atau lilin yang beraroma rosemary.



5. Menggunakan Minyak Kayu Putih.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Minyak Kayu Putih.


Minyak eucalyptus atau minyak kayu putih mengandung zat aktif yang memiliki sifat antiseptik dan penolak serangga termasuk nyamuk ketika diterapkan pada kulit. Biasanya minyak kayu putih juga digunakan pada bayi atau untuk obat masuk angin.

Untuk cara mengusir nyamuk menggunakan kayu putih caranya sangat mudah, Anda tinggal mengoleskan  minyak kayu putih pada bagian tubuh Anda. Agar lebih efektif Anda dapat menambahkkan tetesan lemon.

Selain dioleskan pada tubuh Anda, dapat juga menyemprotkan minyak kayu putih yang sudah dicampur air lemon tempat nyamuk banyak bersarang atau seluruh ruangan rumah Anda.




6. Menggunakan Bawang Putih.





Banyak sekali khasiat dari bumbu dapur ini. Bawang putih sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Selain itu, ternyata bawang putih juga tidak disukai oleh nyamuk.

Anda  mungkin tidak menyukai dari bau bawang putih ini tapi karena baunyalah nyamuk menjauh dari rumah Anda. Bau kuat dan pedas dari bawang putih mencegah gigitan nyamuk dan mencegah mereka memasuki rumah.

Cara menggunakan bawang putih untuk mengusir nyamuk adalah :

  1. Siapkan beberapa siung bawang putih 
  2. Kemudian  rebus bawang putih tersebut.
  3. Ambil dan masukkan air rebusan tersebut ke dalam botol semprotan. 
  4. Setelah itu, semprotkan air bawang putih tersebut ke seluruh ruangan di rumah Anda.


Baca juga : Cara Mengusir Kelelawar Dari Rumah

7. Menggunakan Kopi Bubuk.

Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Kopi Bubuk


Selain mengusirnya, kita juga harus mencegah nyamuk tersebut berkembang biak dengan membasmi telur-telur nyamuk tersebut. Untuk membasmi telur nyamuk kita dapat menggunakan bubuk kopi.


Caranya sangat mudah yaitu taburkan bubuk kopi di tempat-tempat yang memiliki genangan air. Kemudian, telur nyamuk yang ada dalam air genangan tersebut akan muncul ke permukaan air karena bubuk kopi. Ketika telur nyamuk menempel di bubuk kopi dan naik ke permukaan, mereka akan kehilangan oksigen. Cara ini akan menghambat benih nyamuk menetas dan mencegah nyamuk berkembang biak.



8. Menggunakan Kapur Barus.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Kapur Barus.


Kapur barus memang ampuh untuk cara mengusir berbagai macam serangga termasuk mengusir nyamuk.  Untuk mengusir nyamuk menggunakan kapur barus caranya yaitu :

  • Siapkan beberapa butir kapur barus.
  • Gerus dan haluskan kapur barus tersebut.
  • Kemudian masukkan ke dalam sgelas yang berisi air.
  • Letakkan gelas yang berisi air  kapur barus tersebut di sudut ruangan  rumah Anda.


9. Menggunakan Aplikasi Suara Ultrasonik.


Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami Menggunakan Aplikasi Suara Ultrasonik.




Gelombang ultrasonik merupakan gelombang suara dengan frekuensi di atas 20 KHz yang bisa didengar oleh berbagai serangga termasuk nyamuk. Dengan mendengar gelombang ultrasonik tersebut, nyamuk akan terganggu dan akan segera menyingkir.


Suara Ultrasonik ini dapat kita unduh dari internet menggunakan smartphone kita.Setelah Aplikasi tersebut berhasil terpasang di ponsel Anda. Coba Anda buka aplikasi tersebut dan Anda nyalakan gelombang suara tersebut, maka nyamuk pun akan menjauhi gelombang suara tersebut. Tapi tenang saja Tapi jangan khawatir, Anda tidak akan mendengar bunyi suara ultrasonik terbut. Karena, suara Ultrasonik berada di luar jangkauan kemampuan telinga manusia.



Penutup :

Itulah beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan untuk mengusir nyamuk. Sebenarnya masih banyak cara-cara lainnya untuk mengusir nyamuk. Selain mengusirnya, cegahlah nyamuk untuk berkembang biak dengan cara membersihkan lingkungan rumah Anda dan memastikan tidak ada genangan air yang dijadikan sarabg oleh nyamuk untuk bertelur. Semoga bermanfaat..!!




Sabtu, 06 Juni 2020

Cara Mengusir Kelelawar Yang Bersarang Di Atap Rumah

Cara Mengusir Kelelawar Yang Bersarang Di Atap Rumah - Kelelawar merupakan mamalia bersayap yang kerap muncul di malam hari. Umumnya, hewan ini ditemukan di gua, tanaman di kebun, bahkan tak jarang dapat masuk ke rumah dan bersarang di bagian atap rumah.



Cara Mengusir Kelelawar Dari Rumah -  Cara Usir Kelelawar Yang Bersarang Di Atap Rumah



Kelelawar merupakan mamalia bersayap yang kerap muncul di malam hari. Umumnya, hewan ini ditemukan di gua, tanaman di kebun, bahkan tak jarang dapat masuk ke rumah dan bersarang di bagian atap rumah.


Kelelawar yang menjadi penghuni tidak diundang di rumah Anda, tentunya akan sangat mengganggu, karena Kelelawar akan membuang kotoran yang jumlahnya cukup banyak, dan juga air kencingnya mengeluarkan bau yang tidak enak. 

Yang juga dikawatirkan adanya virus pada pada binatang tersebut. Menurut Informasi, virus coronavirus berasal dari Kelelawar. Binatang ini dianggap sumber penyebaran virus corona. Jadi bagaimana cara mengusir kelelawar tersebut ?

Cara yang dapat Anda lakukan untuk mengusir kelelawar yang bersarang di rumah Anda caranya adalah sebagai berikut :


1. Meningkatkan Cahaya Penerangan.





Meningkatkan Cahaya Penerangan.


Kelelawar merupakan hewan nokturnal yaitu hewan yang aktif di malam hari. Kelelawar tidak suka dengan cahaya yang terlalu menyilaukan. Jadi caranya adalah menaruh beberapa lampu tambahan di area gelap seperti atap dan juga halaman. Nyalakan lampu tersebut ketika malam tiba. Terangnya lampu akan membuat kelelawar tak betah dan memilih meninggalkan rumah Anda.




2. Menggunakan Terasi.



Menggunakan Terasi






Selain tidak menyukai cahaya, kelelawar pun tak tahan terhadap bau-bauan yang menyengat. Salah satu bahan dengan aroma kuat yang bisa digunakan untuk mengusir kelelawar yaitu terasi. Caranya cukup simpan beberapa potong terasi di tempat yang sering digunakan sebagai sarang kelelawar.




3. Menggunakan kapur barus.





Menggunakan Kapur barus


Selain terasi, aroma yang tidak sukai kelelawar adalah aroma dari kapur barus. jadi Anda dapat menggunakan kapur barus untuk mengusir kelelawar.

Caranya hampir sama dengan menggunakan terasi, cukup menaruh Kapur barus di sekitar area dimana Kelelawar suka hinggap di bagian rumah Anda. Bau menyegat dari Kapur barus akan membuat kelelawar tidak betah lagi numpang bermalam di rumah Anda.




4. Menggunakan Belerang.



Menggunakan Belerang.



Untuk mengusir kelelawar, Anda juga bisa menggunakan belerang. Caranya adalah membakar belerang dan mengarahkan asapnya ke tempat kelelawar tersebut bersarang. Kelelawar pun akan kabur karena tidak tahan bau belerang tersebut. Gunakan masker atau respirator sebagai pelindung saat membakar belerang tersebut untuk menhindari gangguan pernapasan Anda.




5. Menggunakan Aplikasi Suara Ultrasonik



Menggunakan Aplikasi Suara Ultrasonik


Binatang mamalia bersayap ini menggunakan suara ultrasonik sebagai navigasi pada malam hari. Dengan menyalakan suara ultrasonik melalui aplikasi smartphone, kelelawar akan terganggu dan menjauhi rumah kamu. Anda dapat mengunduhnya di Internet. Tapi jangan khawatir, Anda tidak akan mendengar bunyi suara ultrasonik terbut. Karena, suara Ultrasonik berada di luar jangkauan kemampuan telinga manusia.



Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengusir kelelawar yang bersarang di rumah Anda.  Cukup usir saja binatang tersebut tanpa harus membunuhnya.

Minggu, 31 Mei 2020

Cara Membasmi Rayap Pada Furniture Kayu

Cara Membasmi Rayap Pada Furniture Kayu - Cara menghilangkan rayap pada furniture kayu seperti lemari, kursi, meja dan bagian rumah yang terbuat dari kayu seperti plafon, pintu, jendela dan lain-lain.





Monstutor.com - Rayap merupakan jenis serangga yang kerap dianggap sebagai hama yang merusak benda yang berada di dalam rumah kita yang biasanya terbuat dari kayu seperti lemari, meja, kursi, tiang kayu, plafon rumah, jendela, pintu dan lain-lain


Rayap sangat menyukai barang-barang yang terbuat dari kayu. Sebab kayu mengandung selulosa yang merupakan makanan  rayap.

Penting sekali bagi kita mengetahui cara membunuh rayap pada perabotan rumah tangga yang terbuat dari kayu agar serangga tersebut tidak bersarang lagi.

Memiliki Furniture kayu seperti lemari, meja dan kursi yeng terbuat dari kayu yang kuat menjadikan perabotan kayu kita awet dan dapat digunakan dengan lama. Maka dari itu kita harus pandai-pandai merawatnya dari serangan rayap agar tidak merusak lemari kita yang tebuat dari kayu.

Berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mematikan rayap yaitu :


1. Menggunakan Asam Borat.
Asam borat sangat tepat digunakan untuk membasmi rayap pada furniture kayu kita dengan cepat dan mudah dalam waktu yang singkat. Asam borat merupakan senyawa kimia yang sering digunakan sebagai bahan pembasmi serangga seperti rayap.

Caranya dengan mencairkan asam borat kemudian masukkan ke dalam wadah semprotan agar mudah digunakan. Semprotkan asam borat pada lemari kayu yang diserang rayap.


2. Menggunakan Kapur Barus.
Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi hama rayap adalah menggunakan kapur barus. Aroma kapur barus juga tidak terlalu menyengat buat manusia tetapi tetapi dibenci oleh rayap.

Caranya cukup Anda letakkan kapur barus di tempat-tempat rayap bersarang atau furniture yang digerogoti rayap tersebut.


3. Menggunakan Air Garam.
Untuk membasmi rayap yang menyerang perabotan dan bagian rumah Anda yang terbuat dari kayu bisa juga menggunakan air garam.

Caranya Larutkan semangkuk garam dengan setengan liter air, sehingga kandungan garamnya masih tinggi dan dapat bekerja maksimal. Semprotkan larutan tersebut pada rayap, dan pastikan semua rayap di dalam lemari kayu kena semprot dengan merata. Larutan ini membuat rayap lemas dan lama kelamaan mati.



4. Menggunakan Kapur Sirih.
Kapur sirih sangat ampuh untuk mematikan rayap. Cairan ini bersifat panas dan dapat membuat rayap mati dengan seketika, bahkan yang masih berupa larva.

Caranya yaitu campurkan kapur sirih dengan segelas air, lalu aduh rata hingga berbentuk cairan putih yang pekat. Semprotkan pada bagian sarang rayap agar rayap tersebut mati dan tidak menyebar ke tempat lain. Setelah itu, lakukan penyemprotan ke bagian lain yang dianggap perlu agar rayap tidak pindah dan bersarang di tempat baru.



5. Menjemur Furniture Di Terik Matahari.
Untuk menghilangkan rayap pada furniture kayu bisa dengan menjemurnya di terik matahari langsung. Rayap Akan keluar dari furniture Anda karena kepanasan, kemudian Anda basmi rayap tersebut dengan air garam atau air kapur sirih seperti yang telah dijelaskan di atas cara membuatnya.





Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hama rayap yang menyerang pada furniture yang terbuat dari kayu.

Alangkah baiknya, sebelum rayap tersebut bersarang dan menggerogoti perabotan dan bagian rumah Anda sebaiknya Anda juga melakukan pencegahan seperti menggunakan cat anti rayap dan memilih kayu yang tahan terhadap serangan rayap. Selain itu, beri jarak furniture Anda terhadap dinding, terutama dinding yang lembab.

Kamis, 28 Mei 2020

Cara Mengusir dan Mencegah Kelabang Agar Tak Masuk Rumah

Cara mengusir Kelabang atau Lipan - Cara mencegah Lipan Atau Kelabang masuk ke dalam rumah - Cara Mengusir Kelabang Agar Tak Masuk Rumah




Monstutor.com - Kelabang atau Lipan (Chilopoda) merupakan hewan berbisa yang tak bertulang belakang. Hewan ini termasuk dalam filum Arthropoda, subfilum Myriapoda dan terdiri dari berbagai jenis. Kelabang termasuk hewan pemangsa, makanannya adalah cacing dan serangga. Bentuk tubuhnya pipih, jumlah segmen bisa mencapai 177, setiap segmen mempunyai sepasang kaki, kecuali pada satu segmen di belakang kepala dan dua segmen terakhir.

Pada bagian kepala terdapat sepasang mata. Masing-masing mata mengalami modifikasi menjadi cakar yang beracun. Lipan atau kelabang bila bertemu mangsanya akan menyerang mangsanya dengan cara menggigit menggunakan kaki beracun yang berguna untuk melumpuhkan mangsa.

Mereka membunuh mangsa mereka dengan cakar racun dan kemudian mengunyahnya dengan rahang bawahnya. Kelabang terbesar di dunia dengan spesies Scolopendra gigantea hampir 30 cm panjanganya. 

Kelabang yang biasanya hidup dan masuk ke rumah yaitu kelabang spesies Scutigera yang memiliki 15 pasang kaki, jauh lebih kecil dan sering terlihat di kamar mandi dan bawah tanah yang lembap. 

Sebagian besar spesies kelabang tidak berbahaya Bagi manusia, meski banyak kelabang tropis berbahaya. Ada sekitar 3.000 spesies kelabang di seluruh dunia. Contoh dari spesies ini scolopendra gipas (kelabang atau lipan), lithobius forficatus (kelabang racun yang berbahaya.

Kelabang dapat mudah ditemukan di bawah daun-daun mati dan batu, gua, hutan dan bahkan juga sering masuk ke dalam rumah.

Supaya kelabang tidak mau masuk ke rumah dapat menggunakan beberapa nahan yang dapat kita temukan di sekitar kita dengan mudah. Cara ini lumayan efektif mencegah dan mengusir kelang dari rumah.


Bahan Yang Dapat Digunakan Untuk Mengusir Kelabang.



Cara mengusir atau mencegah kelabang masuk ke dalam rumah sebenarnya tidak begitu sulit. Berikut cara mengusir kelabang atau lipan menggunakan bahan-bahan sebagai berikut :


1. Cabe atau Merica.
Aroma cabe dan merica yang menyengat dapat membuat kelabang atau lipan kabur dari rumah. Caranya cukup mudah, hanya dengan menaburkan bubuk cabe dan merica di tempat-tempat yang biasa dilewati oleh kelabang. jika menemukan kelabang tersebut bisa langsung menaburkan cabe dan merica tersebut tepat ke badan kelabang tersebut agar cepat mati.


2. Daun Pandan.
Ternyata aroma wangi daun pandan sangat tidak disukai oleh kelabang. Oleh karena itu, daun pandan dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk cara mengusir kelabang.

Cara untuk mengusir kelabang dari rumah menggunakan daun pandan adalah mengiris mengiris tipis daun pandan. Kemudian letakkan irisan daun pandan tersebut di tempat-tempat yang biasa dilewati oleh kelabang.


3. Kapur Anti Serangga.
Cara mengusir kelabang menggunakan kapur anti serangga dinilai sangat ampuh, murah, dan praktis. Caranya hanya mencoret-coret tempat yang sering dilewati kelabang di rumah. Kelabang pun dijamin tidak akan berani masuk ke rumah.


4. Kapur Barus.
Selain bisa dipakai mencegah pertumbuhan jamur, Kapur barus juga bisa jadi salah satu cara mengusir serangga termasuk kelabang atau lipan.

Caranya sangat sederhana, letakkan beberapa butir kapur barus di tempat lembap dalam rumah, termasuk kamar mandi. Dengan adanya kapur barus tersebut dijamin lipan tidak akan berani datang.


5. Irisan Cabe Rawit.
Selain menggunakan cabe bubuk, cabe atau cai rawit yang masih segar pun dapat digunakan untuk mengusir kelabang. Caranya Iris-iris tipis saja cabai rawit, lalu taburkan pada area yang disinyalir tempat kelabang bersembunyi.


6. Campuran Garam, Soda api dan Cuka.
Garam sangat ditakuti oleh kelabang. Jadi sangat ampuh untuk mengusir kelabang, namun lebih ampuh lagi bila ditambahkan soda api dan cuka.

Caranya adalah masukkan ketiga bahan tersebut ke dalam wadah plastik dan aduk hingga merata. Setelah membentuk pasta, oleskan pada bagian rumah yang kerap dilewati kelabang.



Selain dengan cara mengusi dan mencegah lipan masuk ke rumah menggunakan cara di atas, kita juga dapat membunuh hewan tersebut ketika menemukannya dengan menyiramya menggunakan air panas atau juga dengan cara menginjaknya, tetapi harus memakai alas kaki sendal atau sepatu.


Selasa, 26 Mei 2020

Cara Mengusir dan Membasmi Tikus di Sawah

Cara Mengusir dan Membasmi Tikus di Sawah - Tikus adalah musuh utama para petani. Seringkali Hewan ini merusak tanaman padi di sawah sehingga menurunkan hasil produksi.


Cara Mengusir dan Membasmi Tikus di Sawah


Pada umumnya, tikus sawah (Rattus orgentiventer) tinggal di pesawahan dan sekitarnya, dan perkembangbiakan tikus sangatlah cepat. Jika secara teori, tikus berkembang biak menjadi 1.270 ekor per tahun dari satu pasang ekor tikus. hal ini menggambarkan betapa pesatnya populasi tikus dalam setahun. Perkembangbiakan tikus banyak dipengaruhi faktor lingkungan, terutama ketersediaannya sumber makanan dan populasi tikus akan meninglat berkaitan dengan puncak pada masa generatif.

Kegiatan tikus biasanya sangat aktif pada malam hari dan kegiatan hariannya sangat teratur mulai dari mencari makanan, minum dan mencari pasangan.Untuk menghindari dari lingkungan yang tidak menguntungkan, tikus membuat sarang pada daerah yang lembab, berdekatan dengan sumber air dan makanan seperti di batang pohon, sela-sela batu, tanggul, jalan kereta api dan perbukitan yang kecil.

Petani harus dapat membedakan mana yang disebut tikus sawah dan mana tikus rumah. Pada umumnya,tikus salah selain melakukan aktivitasnya di sawah, juga dapat melakukan aktivitasnya di rumah. Sedangkan tikus rumah (Rattus ratusdiardii) hanya melakukan aktivitasnya hanya di rumah saja.


Cara Mengendalikan Populasi Hama Tikus Di Sawah.




Monstutor.com - Usaha untuk mengendalikan tikus ini sudah banyak dilakukan oleh para petani. Tetapi diakui, bahwa dengan cara pengendalian itu belum optimal, sehingga harapan untuk menekan populasi tikus sangatlah sulit.

Pengendalian hama tikus ini akan terlaksana dengan baik bila petani mempelajari konsep dasarnya dan menguasai berbagai cara pengendalian ke dalam suatu program yang sesuai dengan jenis organisme pengganggu dan ekosistem pertanian di tempat tersebut.

Sebelum melangkah pada usaha pengendalian tikus sawah, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu biologis dan ekologi tikus, sehingga petani akan lebih mudah mengidentifikasi untuk selanjutnya melakukan pengendalian. Tikus termasuk ordo Rodentia, famili Muridae dan sub-famili Murinae. Dari sub-famili ini ada dua genus yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia yakni genus Mus dan Rattus.


Berikut adalah cara pencegahan yang dapat anda lakukan untuk mengendalikan populasi hama tikus pada tanamana padi di sawah :


  • Melakukan pembersihan lahan atau sanitasi lingkungan, pembersihan rumput rumput atau semak-semak yang suka digunakan tikus untuk bersarang.
  • Dengan melakukan pemburuan atau dengan cara membunuh tikus secara langsung misalnya melakukan pembongkaran lubang-lubang sarang tikus, kemudian diburu dan dibunuh dan memasukkan air ke dalam sarangnya atau lubang lubang sarang tikus.
  • Penanam secara serempak meliputi areal yang laus, misalnya seluas 0-100 hektar. Cara ini dilakukan untuk melakukan tersedianya makanan bagi tikus.
  • Memanfaatkan cara pengendalian tikus yang biasa digunakan, seperti penggenangan sarang tikus, pemerangkapan, bunyi-bunyian, penjaringan dan cara-cara lainnya.
  • Biologi/hayati dengan memanfaatkan musuh-musuh alaminya seperti ular sanca, ularwelang, burung hantu dan lainnya.
  • Memasang tirai persemaian pada saat padi disemai, di mana cara ini dilakukan untuk melindungi persemaian padi dari hama tikus. Bahan yang digunakan dari lembaran plastik atau lembaran kaleng bekas, tirai di pasang di sekitar persemaian dengan tingga sekitar 60 cm.
  • Dengan pemberian Rodentisida, hanya apabila populasi tikus sangat tinggi terutama pada saat bera atau awal tanam. Penggunaan rodentisida harus sesuai dosis anjuran. Umpan ditempatkan di habitat utama tikus, seperti tanggul irigasi, jalan sawah, pematang besar, atau tepi perkampungan.
  • Dengan memberikan Fumigasi dapat efektif membunuh tikus dewasa beserta anak-anaknya di dalam sarang. Agar tikus mati, tutuplah lubang tikus dengan lumpur setelah difumigasi dan sarang tidak perlu dibongkar. Lakukan fumigasi selama masih dijumpai sarang tikus terutama pada stadium generatif padi.
  • Dengan melakukan pencegahan LTBS atau Linier Trap Barrier System atau berupa bentangan pagar plastik/terpal setinggi 60 cm, ditegakkan dengan ajir bambu setiap jarak 1 m, dilengkapi bubu perangkap setiap jarak 20 m dengan pintu masuk tikus berselang-seling arah.. LTBS dipasang di daerah perbatasan habitat tikus atau pada saat ada migrasi tikus. Pemasangan dipindahkan setelah tidak ada lagi tangkapan tikus atau sekurang-kurangnya di pasang selama 3 malam.


Cara  Mengusir Tikus Dengan Bahan Alami.


Selain dengan cara diburu dan dibunuh menggunakan bahan kimia, berikut merupakan beberapa cara untuk mengusir tikus yang ampuh menggunakan bahan alami yang layak dicoba, yaitu :



1. Dengan Lada bubuk.
Cara mengusir tikus dengan lada bubuk adalah dengan menaruh lada bubuk di sarang persembunyian tikus tersebut atau di tempat-tempat yang sering didatangi oleh hewan pengerat tersebut. Senyawa piperin yang terkandung pada lada sangat menyengat akan membuat tikus merasa terganggu dan pergi.


2.  Dengan Irisan Bawang.
Bawang sangat efektif untuk mengusir tikus secara alami. Bau bawang yang menyengat dianggap oleh tikus sangat menjijikkan. Tikus tidak menyukai aroma dari bawang tersebut. Caranya taruh irisan bawang di tempat yang sering tikus datangi atau di tempat persembunyiannya, dijamin tikus tidak segera kabur.


3.  Dengan Minyak Peppermint.
Minyak peppermintjuga dapat digunakan untuk mengusir tikus karena tikus tidak tahan bau yang menyengat. Caranya adalah mencelupkan beberapa bola kapas dalam minyak peppermint dan menaruhnya di tempat yang sering tikus datangi atau di tempat persembunyiannya, dijamin tikus tidak segera kabur. Kita juga juga bisa menggunakan serai atau minyak jarak.


4.  Dengan Kulit Telur.
Selain itu juga kita dapat mengusir tikus dengan menggunakan kulit telur. Caranya haluskan kulit telur sampai menjadi bubuk. Taburkan bubuk kulit telur tersebut di tempat yang sering dilewati tikus.


5. Dengan Kulit Buah Durian.
Buah durian ternyanta dapat dipakai untuk cara mengusir tikus. Caranya adalah dengan menggunakan bagian kulitnya.Potong kulit buah durian kemudian letakkan di tempat-tempat yang sering didatangi oleh tikus tersebut. Aroma dari buah durian yang menyengat sangat ampuh sebagai salah satu cara mengusir tikus.


6.  Dengan bubuk cabai dicampur deterjen dan air.
Cara mengusir tikus yang lainnya adalah dengan menggunakan campuran bubuk cabai dicampur dengan deterjen dan air.Caranya adalah taruh campuran tersebut ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan tersebut ketika tikus muncul. Cairan ini sangat efektif untuk cara mengusir tikus karena tikus akan merasa panas dan kemudian akan kabur.


7. Dengan Baking Soda.
Baking soda juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengusir tikus secara alami. Cara mengusir tikus dengan menggunakan baking soda adalah dengan mencampurkan baking soda ke makanan yang kerap diincar oleh tikus. Dengan memakan makanan yang sudah diberi soda akan membuat badan tikus menggembung karena mereka tidak bisa mengeluarkan gas yang dihasilkan oleh soda. Tikus tidak akan langsung mati di tempat, melainkan mereka akan lari ke ruang terbuka sebelum mati karena menahan gas tersebut.


8. Dengan Daun Mint.
Daun mint juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengusir tikus secara alami. Tikus tidak tahan dengan aroma mint yang tajam, sehingga jika menciumnya saja, tikus-tikus ini bisa mabuk dan terkulai lemas.

Caranya:


  • Siapkan seikat daun mint
  • Masukan dalam air dalam wadah sambil diremas-remas
  • Setelah larut, kemudian ambil sarinya
  • Masukan Air tersebut ke dalam botol semprotan
  • Semprotkan cairan mint ke area yang sering dilalui tikus.



9. Dengan Buah Mengkudu.
Buah mengkudu juga sangat bermanfaat sebagai cara mengusir tikus secara alami. Caranya cukup mudah yaitu dengan menghancurkan buah mengkudu kemudian melarutkannya pada air. Semprotkan larutan tersbeut pada area yang sering dilalui oleh tikus atau semprotkan pada lubang tikus. Cara ini akan membuat tikus kabur dan tidak akan berani datang lagi.